Hadiri Raker Perumda AMDT, Bupati PPU Minta  Maksimalkan Pelayanan Air Bersih

YOGYAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor meminta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Mudyat Noor saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) pemaparan kinerja Triwulan II Perumda Air Minum Danum Taka yang berlangsung di Yogyakarta, Jumat (1/8/2026).

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor

Dalam arahannya, Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas kinerja Perumda AMDT yang terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat. Namun demikian, ia menegaskan bahwa berbagai tantangan yang masih dihadapi harus segera dicarikan solusi agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

“Terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran Perumda Air Minum Danum Taka. Pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga kualitas dan kuantitas layanan harus terus ditingkatkan,” kata Mudyat Noor.

Ia menambahkan, air bersih memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting. Karena itu, pelayanan air minum tidak hanya dipandang sebagai penyediaan infrastruktur, tetapi juga bagian dari pembangunan kesehatan masyarakat.

Menghadapi musim kemarau, Bupati mengingatkan pentingnya pemanfaatan sumber air baku secara maksimal agar pasokan air tetap terjaga. Ia meminta Perumda AMDT melakukan langkah antisipatif terhadap potensi penurunan debit air yang dapat mengganggu distribusi kepada pelanggan.

Selain itu, Mudyat Noor menekankan bahwa pengembangan layanan air minum harus berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah serta perkembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, peningkatan pelayanan harus mampu mengurangi kesenjangan infrastruktur antara PPU dan kawasan IKN.

“Pengembangan pelayanan air bersih harus sinergis dengan pembangunan daerah dan IKN. Ketimpangan yang masih ada harus kita selaraskan agar masyarakat PPU juga merasakan manfaat pembangunan,” jelasnya.

Dalam evaluasi tersebut, Mudyat Noor juga menyoroti masih adanya sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan sumber air baku hingga kebutuhan pembangunan jaringan distribusi baru di beberapa wilayah. Ia berharap hasil evaluasi triwulan ini tidak berhenti sebagai laporan semata, tetapi segera ditindaklanjuti melalui program kerja yang konkret.

“Bagaimanapun juga air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Apa pun hambatannya harus kita cari solusinya bersama. Pemerintah daerah siap bersinergi dengan Perumda untuk menyelesaikan persoalan yang ada,” tegas Mudyat.

Ia berharap seluruh jajaran Perumda Air Minum Danum Taka terus menjaga semangat dalam meningkatkan pelayanan, melakukan inovasi, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah sehingga akses air bersih bagi masyarakat Penajam Paser Utara dapat semakin luas dan berkualitas.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Danum Taka, Abdul Rasyid, dalam laporannya menjelaskan bahwa program strategis Perumda AMDT  yang akan dijalankan sepanjang 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah pemasangan sambungan rumah (SR) air bersih secara gratis bagi sekitar 800 masyarakat kurang mampu di Kabupaten PPU.

“ 800 sambungan ini akan kita berikan kepada masyarakat kurang mampu secara geratis di tiga kecamatan Babulu, Waru dan Penjam,” ungkapnya.

Selain itu tambah Abdul Rasyid, Perumda AMDT juga menyiapkan program subsidi bagi lima kategori penerima manfaat, yakni masyarakat berpenghasilan rendah, rumah ibadah, yayasan, panti asuhan, dan posyandu.

Program lainnya meliputi pengembangan jaringan distribusi di wilayah Waru, Babulu, dan Penajam untuk memperluas cakupan layanan, penanganan bencana dan risiko kekeringan, program cicilan pemasangan sambungan rumah bagi pelanggan baru, pengembangan jaringan bersama OIKN di Kecamatan Sepaku, hingga pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) lokal dan regional Long Kali serta pendampingan optimalisasi SPAM Pedesaan (Pamsimas).

Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab PPU, Nicko Herlambang, Kepala Prokopim PPU, Tamrin, Kepala Bagian Ekonomi, Cris, Dirut Perumda AMDT Abdul Rasyid dan sejumlah  pihak terkait lainnya. (ADV).

Loading

Komentar

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Gerbang Nusantara Benuo Taka

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca