BPBD PPU Cek Sumber Air Bersih di Sepaku, Antisipasi Dampak Kekeringan

PENAJAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan pengecekan sumber air bersih di wilayah Kecamatan Sepaku 13 Agustus 2026 lalu.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah kesiapsiagaan dan mitigasi untuk memastikan ketersediaan air bagi masyarakat.

Kepala BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, mengatakan pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan dan kualitas air bersih di tengah potensi kekeringan.

Kepala BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kualitas sumber air bersih bagi masyarakat. Ini juga menjadi bagian dari upaya mitigasi kekeringan serta dukungan dalam penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten PPU,” jelas Nurlaila, Jumat, (21/8/2026).

Menurutnya, pemantauan terhadap sumber air perlu dilakukan secara berkala, terutama pada wilayah yang berpotensi mengalami keterbatasan pasokan air.

Dengan mengetahui kondisi sumber air lebih awal, pemerintah dapat menentukan langkah yang diperlukan apabila terjadi penurunan ketersediaan air.

Selain memastikan kondisi sumber air, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pemetaan awal terhadap kebutuhan masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat akibat kekeringan. Data hasil pengecekan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan dan pendistribusian bantuan air bersih.

Nurlaila menegaskan, BPBD PPU terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah dan potensi bencana yang dapat berdampak kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus untuk mempercepat respons apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan.

“Kami terus melakukan pemantauan di lapangan. Harapannya, dengan langkah mitigasi dan pengecekan sejak awal, potensi dampak kekeringan dapat diminimalkan dan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap dapat terpenuhi,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan segera menyampaikan kepada pemerintah apabila menemukan kondisi sumber air yang mengalami penurunan debit atau tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan warga.

Langkah pengecekan sumber air tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan BPBD PPU dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, sekaligus memastikan pemerintah memiliki informasi yang cukup untuk mengambil tindakan cepat dan tepat apabila kondisi kekeringan terjadi di wilayah Kabupaten PPU.(ADV/BPBD Kabupaten PPU).

Loading

Komentar

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Gerbang Nusantara Benuo Taka

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca