Disdukcapil PPU Gandeng RSIA Sayang Ibu Balikpapan, Bayi Warga PPU Lahir Langsung Bawa 3 Dokumen Kependudukan

PENAJAM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menghadirkan terobosan baru dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat.

Terobosan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Disdukcapil PPU dengan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Ibu Balikpapan terkait pelayanan administrasi kependudukan bagi warga PPU yang mendapatkan pelayanan persalinan di rumah sakit tersebut.

Kepala Disdukcapil Kabupaten PPU, Waluyo, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan adminduk yang lebih cepat, mudah dan terintegrasi kepada masyarakat.

Menurutnya, kerja sama dengan RSIA Sayang Ibu Balikpapan dilakukan karena cukup banyak masyarakat PPU, khususnya ibu hamil, yang memilih mendapatkan pelayanan persalinan di rumah sakit tersebut.

“Ini merupakan terobosan baru Disdukcapil PPU dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat. Ternyata cukup banyak warga PPU yang melakukan persalinan di RSIA Sayang Ibu Balikpapan,” kata Waluyo, Sabtu, (29/8/2026).

Melalui kerja sama ini, masyarakat tidak perlu lagi mengurus dokumen kependudukan anak secara terpisah setelah kembali ke PPU. Proses pengurusan dapat dilakukan secara terintegrasi melalui pelayanan yang tersedia di rumah sakit.

Dengan demikian, ibu yang merupakan warga PPU dan melahirkan di RSIA Sayang Ibu Balikpapan nantinya dapat pulang dari rumah sakit sekaligus membawa tiga dokumen kependudukan penting bagi anak dan keluarganya.

Ketiga dokumen tersebut meliputi Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Jadi, setelah melahirkan dan selesai mendapatkan pelayanan di rumah sakit, warga PPU tidak perlu lagi bolak-balik mengurus dokumen. Harapannya, ketika pulang dari rumah sakit, tiga dokumen kependudukan itu sudah bisa dibawa,” jelasnya.

Waluyo menambahkan, layanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, integrasi pelayanan adminduk dengan fasilitas kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan setiap anak yang lahir segera memiliki dokumen kependudukan.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, layanan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya administrasi kependudukan sejak anak dilahirkan.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus melakukan inovasi. Pelayanan adminduk harus semakin mudah, cepat dan tidak menyulitkan masyarakat,” ujarnya.

Disdukcapil PPU berharap kerja sama dengan RSIA Sayang Ibu Balikpapan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat PPU, khususnya keluarga yang memilih mendapatkan pelayanan persalinan di Balikpapan.

Ke depan, pola pelayanan serupa juga diharapkan dapat terus dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, sehingga masyarakat PPU dapat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat dan terintegrasi tanpa harus melalui proses yang berulang. (ADV/Disdukcapil PPU)

Loading

Komentar

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Gerbang Nusantara Benuo Taka

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca