PENAJAM – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Nurlaila, menjadi narasumber dalam kegiatan Talkshow Taka Talk dengan tema “El Nino 2026: Seberapa Siap PPU Menghadapi Krisis Air, Karhutla dan Kekeringan”, Selasa (8/9/2026).
Talkshow tersebut menjadi ruang diskusi untuk membahas kesiapan Pemerintah Kabupaten PPU dalam menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memicu berbagai risiko bencana hidrometeorologi, khususnya krisis air bersih, kekeringan, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam kegiatan tersebut, Nurlaila menyampaikan berbagai langkah kesiapsiagaan yang perlu dilakukan pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekeringan dan karhutla. Kesiapan menghadapi kondisi tersebut dinilai penting agar dampak terhadap masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin.

Menurutnya, menghadapi potensi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi.
“Mitigasi dan kesiapsiagaan harus dilakukan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga peran masyarakat sangat penting dalam mencegah dan mengurangi risiko bencana,” kata Nurlaila dalam kegiatan tersebut.
Selain membahas potensi ancaman, talkshow juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi kondisi kekeringan, keterbatasan air bersih maupun potensi karhutla.
Melalui diskusi tersebut, diharapkan masyarakat Kabupaten PPU dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai potensi dampak El Nino sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi.
BPBD PPU juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak terkait, kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak El Nino di Kabupaten PPU diharapkan dapat semakin kuat sehingga risiko serta dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan. (BPBD Kabupaten PPU)
![]()



Tinggalkan Balasan