PENAJAM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih selama musim kemarau.
Kali ini, distribusi air bersih menyasar lingkungan pendidikan, yakni Pesantren Al Banjari dan SMP Negeri 1 Penajam, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Jumat (11/9/2026).

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten PPU melalui BPBD terhadap kebutuhan para santri dan pelajar. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas pendidikan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan pesantren serta kebutuhan sehari-hari para siswa dan santri.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, mengatakan distribusi air bersih ke sejumlah fasilitas pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan aktivitas belajar mengajar tetap berjalan dengan baik di tengah kondisi kemarau.
Menurutnya, keterbatasan air bersih tidak boleh menjadi hambatan bagi para pelajar maupun santri dalam mengikuti kegiatan pendidikan.
“Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena adanya krisis air bersih. Karena itu, kami berupaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih di sekolah maupun pesantren yang mengalami kekurangan selama musim kemarau,” ujar Nurlaila.
Ia menjelaskan, keberadaan air bersih di lingkungan sekolah dan pesantren tidak hanya diperlukan untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga untuk menunjang kebersihan, sanitasi, serta kenyamanan para pelajar dan santri selama menjalani aktivitas sehari-hari.
Nurlaila menambahkan, BPBD PPU akan terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan pendistribusian air bersih secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan, menghadapi dampak musim kemarau.
“Harapan kami, bantuan air bersih ini dapat meringankan kebutuhan sekolah dan pesantren sehingga kegiatan belajar mengajar serta aktivitas para santri tetap berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.
Distribusi air bersih ini sekaligus menjadi bagian dari langkah antisipasi Pemerintah Kabupaten PPU dalam menghadapi potensi kekeringan selama musim kemarau. BPBD mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Dengan adanya dukungan tersebut, kebutuhan dasar di lingkungan pendidikan diharapkan tetap terpenuhi sehingga para pelajar dan santri dapat menjalankan kegiatan belajar dalam kondisi yang aman, bersih, dan nyaman. (ADV/BPBD Kabupaten PPU).
![]()



Tinggalkan Balasan